Review Infinix Smart 6 Plus, Keren!

Untuk mengimbangi para pesaingnya Infinix akan meluncurkan smartphone dengan harga INR 1 juta di pasar Indonesia. Ya! Smartphone lain yang diluncurkan Infinix pada pertengahan Agustus adalah Infinix Smart 6 Plus.

Hadirnya Infinix Smart 6 Plus di pasar Indonesia tentunya merupakan kelanjutan dari seri Infinix Smart 6 yang ditujukan untuk pengguna entry level. Sebagai referensi Infinix Smart 6 dan Smart 6 HD sudah hadir di pasar Indonesia, tertarik dengan Infinix Smart 6 Plus?

Infinix Smart 6 Plus
Infinix Smart 6 Plus

Kami telah diberi kesempatan lagi untuk merasakan smartphone entry-level ini. Bagaimana dengan performa desain dan dukungan kamera? Baca terus sampai akhir ulasan ini!

Desain layar IPS 6,82 Inci

Mari kita mulai dengan menjelajahi sektor tampilan Infinix Smart 6 Plus. Tidak seperti dua saudara kandungnya Smart 6 dan Smart 6 HD Infinix layar Smart 6 Plus berukuran diagonal 682 inci. Resolusi yang ditawarkan masih sama HD alias 720 x 1640 piksel.

Selain itu Infinix juga memperkenalkan trik Sunlight Display. Ya! Panel layar yang digunakan adalah TFT dan Infinix menjanjikan informasi yang ditampilkan dapat terbaca lebih jelas saat layar smartphone terkena sinar matahari.

Dengan panel layar TFT dan memasuki segmen entry-level Infinix jelas kekurangan pemindai sidik jari di dalam layar pada smartphone ini. Anda dapat menemukan biometrik di bagian belakang perangkat.

Bagaimana dengan desain kamera depannya? Seperti Infinix Smart 6 dan Smart 6 HD Infinix juga membawa kembali desain lama yakni Infinix Smart 6 Plus untuk menampung kamera depan waterdrop di layar. Smart 6 Plus berukuran 17260 x 7770 x 870 mm.

Berat rata-ratanya adalah 202 gram. Ya jika melihat dimensinya smartphone ini terlihat besar. Jadi menyimpan smartphone ini di saku celana kurang nyaman.

Anda tidak perlu khawatir memasukkan smartphone ini ke dalam saku dan menggosoknya dengan koin. Infinix Smart 6 Plus menutupi layar dengan lapisan anti gores. Paket penjualan juga menyertakan hard case untuk melindungi bagian belakang smartphone ini.

Seperti kebanyakan smartphone Infinix Smart 6 Plus memiliki tombol power dan volume di sisi kanan perangkat. Infinix di sebelah kiri sementara itu hanya memiliki satu slot untuk kartu SIM dan kartu microSD.

Bagian atas perangkat ini terlihat baik-baik saja. Di bagian bawah Infinix masih melengkapi Infinix Smart 6 Plus dengan port audio jack 35mm. Di sebelah port jack audio 35mm terdapat port microUSB dengan slot mikrofon dan grill speaker secara paralel.

Namun bagaimana dengan bagian belakang Infinix Smart 6 Plus? Ya! Perangkat yang disertakan ini adalah Infinix Smart 6 Plus dengan balutan warna Miracle Black. Bahkan pilihan warna lain yang tak kalah menarik adalah Serenity Ocean Blue dan Crystal Violet.

Bagian belakang smartphone ini dilapisi bahan plastik. Tapi Infinix unggul dalam memberikan hasil akhir seperti kaca. Sidik jari cenderung menempel di bagian belakang smartphone ini sehingga mudah melihat kotoran.

Sedangkan dua kamera Infinix di sudut kiri atas disusun secara vertikal dan terlihat sangat mengesankan dalam modul persegi panjang. Belum lagi Infinix hadir dengan lampu kilat LED ganda opsional. Sensor pemindai sidik jari terletak jauh dari modul kamera.

Infinix Smart 6 PLUS memperkenalkan agen antibakteri Silver Ion (S-I) untuk mencegah penyakit yang disebabkan oleh berbagai bakteri. Hal ini membuat bahan perangkat lebih fleksibel dan rentan terhadap bakteri.

Kamera 8 MP + AI Lens

Hadir sebagai smartphone di segmen entry level yang dibanderol dengan harga Rp 1 jutaan tentunya kita tidak bisa berharap banyak dari penawaran dukungan kameranya. Ya! Infinix Smart 6 Plus dilengkapi dengan dukungan kamera ganda di bagian belakang.

Kamera utamanya adalah sensor 8MP dengan lensa berbasis AI dengan sensor 03MP untuk menghasilkan gambar bokeh. Infinix juga melengkapi dukungan kamera belakang dengan dual LED flash untuk fotografi dalam kondisi minim cahaya.

Sekarang! Bagi pecinta selfie Infinix Smart 6 Plus dibekali kamera depan 5 MP dengan bukaan f/2.0. Hal yang hebat tentang dudukan kamera depan adalah Infinix sekali lagi menyelipkan flash LED ganda ke kiri dan kanan kamera depan. Bagaimana dengan aplikasi kamera?

Tidak banyak opsi pengambilan gambar atau video yang ditawarkan. Anda dapat memotret dengan potret kecantikan kamera AI dan bidikan AR. Sementara itu Anda dapat menggunakan video dan time-lapse untuk merekam video.

Ditenagai MediaTek Helio G96

Dari informasi yang digali di situs resmi Infinix Indonesia mereka tidak menyebutkan spesifikasi chip yang disematkan pada Infinix Smart 6 Plus. Infinix hanya menulis bahwa smartphone akan ditenagai oleh chipset dengan CPU octa-core yang dibangun di atas manufaktur 12nm.

Namun bagi yang berminat pada Infinix, Kami akan mengungkap chip yang mentenagai smartphone ini. Aplikasi AIDA64 akhirnya mengungkapkan bahwa Infinix Smart 6 Plus akan ditenagai oleh chipset MediaTek yaitu Helio G25 dengan clock 2.0GHz.

Dikembangkan oleh MediaTek Helio G25 sudah memiliki prosesor octa-core dengan konfigurasi 4 x ARM Cortex-A53 2.0 GHz. Pada saat yang sama chipset ini terintegrasi dengan GPU PowerVR IMG GE8320 untuk meningkatkan grafis.

Infinix Smart 6 Plus ditenagai oleh chipset Helio G25 yang dipasangkan dengan RAM 3GB dan penyimpanan internal 64GB. Menariknya hadir sebagai smartphone entry-level Infinix Smart 6 Plus telah menambah RAM.

Tidak main-main dukungan RAM ditambah hingga 3GB disediakan. Jadi smartphone ini bisa memiliki RAM hingga 6 GB. Mengintegrasikan RAM dan ROM ke dalam satu mesin membebaskan lebih banyak memori untuk memungkinkan pengguna menjalankan lebih banyak aplikasi.

Anda juga tidak perlu khawatir dengan dukungan penyimpanan internal bawaan. Infinix juga melengkapi Smart 6 Plus dengan slot untuk kartu microSD (khusus).

Mereka yang tertarik dengan Smart 6 Plus jangan ragu di area ini. Casing smartphone entry-level ini hadir dengan baterai berkapasitas besar atau 5000mAh yang ditenagai oleh teknologi Marathon untuk penggunaan jangka panjang.

Teknologi Power Marathon menawarkan tiga strategi penghematan energi. Saat baterai tersisa 5% mode super power diaktifkan melalui pengaturan teknologi Power Marathon. Dengan mengaktifkan fitur ini Infinix mengklaim daya tahan baterai tambahan hingga 15 jam.

Antarmuka XOS 10 Android 12 (Go Edition)

Infinix Smart 6 Plus hadir dengan XOS 10 (Go Edition) berbasis Android 12 yang memiliki antarmuka visual lebih segar. Selain itu XOS 10 juga memiliki ikon terintegrasi latar belakang warna-warni dan tema untuk pengalaman yang begitu menarik.

Seperti kebanyakan smartphone Android yang resmi dijual di Indonesia kita juga akan menemukan beberapa aplikasi besutan Google di Infinix Smart 6 Plus termasuk di Play Store. Namun Infinix juga menawarkan marketplace sendiri yang mereka sebut Palm Store.

Melalui Palm Store pengguna smartphone juga dapat menginstal sejumlah aplikasi populer seperti Facebook Telegram TikTok dan beberapa aplikasi lainnya. Jika Anda ingin menginstal game Anda juga dapat pergi ke Palm Store.

Smartphone ini hadir dengan banyak aplikasi yang sudah jadi salah satunya adalah Facebook Lite. Anda juga akan menemukan beberapa aplikasi yang datang secara default ketika Anda membeli smartphone ini seperti visha Player XShare Mini phone cloner.

Dan ada aplikasi yang diperkenalkan oleh Infinix yang mencuri perhatian dari Droidlime. Ponsel pintar ini. Aplikasinya adalah kacang polong. Ya dengan aplikasi ini Anda dapat memadukan kreasi musik yang menarik dari teks input suara dan editan.

Jelas Infinix menawarkan Infinix Smart 6 Plus dengan dukungan audio DTS. Dengan stand ini Anda akan dimanjakan untuk mendengarkan musik atau hiburan menyenangkan lainnya dengan suara yang jernih dan pengalaman yang menyenangkan. Ditenagai oleh chipset MediaTek Helio G25 smartphone ini dibanderol dengan harga Rp1.349.000.

Leave a Reply

Your email address will not be published.